Selasa, 25 Juni 2013

TANGGAPAN DARI MAKALAH


Tanggapan Kelompok 1
Studi Kasus Kelompok Pertama mengenai SUMBER DAYA "AIR BERSIH"

Berdasarkan permasalahan yang terjadi pada sungai citarum, berikut adalah pendapat untuk perbaikan kebersihan sungai citarum agar lebih bersih, indah dan layak untuk dijadikan sumber daya air bersih untuk berbagai kebutuhan warga indonesia. Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan. 
A.       Pemerintah harus menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah-sampah organik maupun non-organik ke sungai.
B.        Perketat pengawasan kepada perusahaan-perusahaan yang membuang limbah tanpa diolah untuk menguruangi kadar kandungan kimia berbahaya yang terdapat pada limbah tersebut. 
C.        Kesadaran masyarakat akan kesadaran kebersihan lingkungan yang sehat.
Apabila kedua tahapan tersebut dilakukan dengan sebenar-benarnya dipastikan sungai citarum akan mengalami perbaikan kualitas dan dapat dijadikan sebagai sumber daya air bersih untuk lingkungan sekitarnya.


Tanggapan Kelompok 5
Studi Kasus Mengenai "PERTAMBANGAN"

Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui kualitas lingkungan Dusun Sangon tersebut akibat penggunaan merkuri (Hg) pada proses penambangan emas rakyat di wilayah tersebut. Berbicara mengenai logam merkuri atau air raksa kita juga berbicara mengenai zat yang beracun.
Kita tahu bahwa air raksa merupakan zat berbahaya dan beracun baik bagi masyarakat sekitar maupun lingkungan sekitar (ekosistem). Efek yang terjadi pada merkuri sendiri sangat berbahaya bagi manusia seperti kerusakan pada otak, hati dan ginjal. Hal tersebut tidak dapat di musnahkan karena memang merkuri itu zat yang berbahaya sampai kapanpun.
Berdasarkan permasalahan diatas, ditinjau untuk segi keamanan maka perlu diterapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau biasa disebut K3. Sistem K3 ini dapat membantu para pekerja-pekerja tambang tersebut terhindar dari bahaya-bahaya dalam bekerja maupun zat beracun dengan peralatan-peralatan yang aman (Safety) yang digunakan oleh pekerja-pekerja tambang tersebut.

Tanggapan Kelompok 6
Studi Kasus mengenai Limbah Perindustrian

Studi kasus yang terdapat pada minggu kedua mengenai limbah perindustrian, maka hal ini sudah tidak asing lagi di telinga kita semua, karena memang hampir semua dan bahkan seluruh industri saat ini pasti memiliki limbah dari hasil proses produksi pada industri tersebut. Hal tersebut sangat disayangkan dan tidak dapat dipungkiri lagi. Industri yang baik pastinya harus dapat mengolah limbahnya sendiri dengan baik agar tidak mencemari masyarakat dan lingkungan sekitar. 

persoalan mengenai limbah diatas bukanlah hal yang mudah. Limbah yang dihasilkan dalam bentuk cair maka sebaiknya limbah tersebut di urai kembali (dapat digunakan kembali) dan jika limbah yang dihasilkan dalam bentuk padat seharusnya tidak dibuang percuma tapi justru harus diolah kembali demi keperluan pabrik.